Home > L Murbandono Hs > Singo: Kekuasaan Presiden RI Banci

Singo: Kekuasaan Presiden RI Banci

Oleh: L Murbandono Hs

Bpk Singo Yth,

SINGO – Banyak rekan2 dimilis ini yang”mengeluhkan”kinerja Presiden Megawati dalam segala aspek,tetapi tidak satupun yang memberikan solusi agar presiden BENAR2 bisa bekerja sesuai dengan program[PDIP] yang dijanjikannya pada akar rumput selama ini.

JAWAB – Solusinya, Megawati harus berani menangkap Suharto dan memasukkan ke dalam penjara, entah bagaimana caranya. Minta bantuan polisi Indonesia, atau mengerahkan semua karateka band IV PDIP, dan kalau perlu meminta bantuan semua tentara RI yang masih jujur 100 persen yang rata-rata pasti tidak kaya raya, dan kalau sudah betul-betul kepepet ya minta bantuan tentara PBB, supaya Soeharto itu ditahan di salah satu negara “Internasional”, yang entah di mana tempatnya, untuk diadili secara mulia dan beradab. Jadi, dilarang keras membunuh Soeharto secara sewenang-wenang, sekali pun dia diduga keras menjadi TUKANG SURUH BUNUH yang mengorbankan jutaan manusia tidak bersalah. Jadi, terpenting adalah penjarakan lebih dahulu Soeharto, segala urusan, sedikit demi sedikit, mungkin akan membaik.

SINGO – Selama sistem pemerintahan TIDAK JELAS berbentuk presidential atau parlementarial,partai apapun yang berkuasa dan siapapun presidennya, rakyat TIDAK AKAN MENIKMATI MEMILIKI PEMERINTAHAN YANG DIIDAM2KANNYA!.

Yang terbagus adalah tanpa sistem-sisteman, yaitu sistem spontan, entah apa namanya, yang bermuara pada kebaikan, kebenaran dan demokrasi yang sejati. Lupakan saja “isian” rumusan presidensial dan parlementer. Sistem presidensial dan sistem parlementer itu cuma bikinan orang, yang isiannya bisa dilobak-labik, eh dibolak-bolik seenak udel siapa saja yang berkepentingan.

SINGO – “Buku suci”yang dipakai presiden saat ini untuk menjalankan roda pemerintahan adalah GBHN yang disusun MPR,sedangkan anggauta DPR/MPR terdiri dari bermacam2 wakil2 partai;PDIP tidak bisa menentukan sendiri sebab PDIP tidak menang mutlak [50% +1] dalam pemilu 99 akibatnya GBHN tidak murni mengakomodasi keinginan PDIP,begitupun dengan pengontrolan yang dilakukan DPR atas kinerja presiden tentunya mengacu pada”selera” partai masing2,hal tersebut mendorong terjadinya politik DAGANG SAPI. Output apa yang bisa diharapkan dari politikus2 sapi??.

JAWAB – Output politikus sapi, dari sudut gerobak, adalah bajingan (pilot gerobak, dalam bahasa Jawa disebut bajingan). Dan dari sudut sapinya sendiri adalah tlethong alias tinja sapi.

SINGO – Pak Harto bisa leluasa menjalankan pemerintahan karena GBHN disusun oleh Dewan Hamkanas dimana beliau adalah ketuanya sedangkan MPR hanyalah tukang stempelnya dan kontrol DPR zero karena mayoritas anggauta DPR adalah orang2 Golkar.

JAWAB – Memang begitu. Jadi tidak ada jawaban tambahan untuk added value. Ohya, sistem yang dilakukan Bapak Soeharto itu, menurut bahasa manusia, disebut system kunyuk lagi nari ondhel-ondhel.

SINGO – Wajarnya masing2 kita bersedia urun rembug bagaimana sebaiknya agar pemerintah pasca orba bisa berfungsi penuh tetapi tidak otoriter seperti pak Harto.

JAWAB – Setuju. Cuma, bagaimana mekanismenya? Seberapa jauh hasil rembukan itu bisa menjadi kewajiban kaum anggauta parlemen, untuk menindaklanjutinya?

SINGO – Idealnya penyusun GBHN adalah partai yang memerintah agar bisa mengakomodasi janji2nya pada rakyat sedangkan MPR bertugas mengoreksi bila ada hal2 yang tidak sesuai dengan uud 45 sedangkan tugas DPR mengawasi pemerintah agar tidak melenceng menjalankan GBHN yang disusunnya.

JAWAB – Itu bukan idealnya, tetapi antisipasinya yang praktis. Sebab, idealnya MPR itu dibubarkan saja! Cukup dengan DPR saja, dua tugas itu bisa diemban dan ditanggung olehnya. MPR itu, cara nyusun dan macem-macemnya, cuma bikin tambah perkara, yang sejatinya nggak usah ada perkara.

SINGO – Selama anggauta DPR/MPR bebas ngomong seenaknya sendiri tanpa acuan yang jelas,sedikit2 memanggil presiden atau menteri tanpa ada bukti melanggar GBHN,habis itu waktu pemerintah untuk ngurusin mereka yang dampaknya rakyat terabaikan,untuk itu usulan pemanggilan pemerintah oleh anggauta DPR harus ada aturannya yang jelas yang berkaitan dengan GBHN bukan berdasarkan jumlah pengusulnya sehingga DPR tidak sewenang2 memasuki areal exekutip,mengatur detail2 yang harus dilakukan exekutip.

JAWAB – Hal tersebut sudah seharusnya difahami secara betul oleh orang-orang di DPR. Mungkin yang perlu diurus adalah soal “anggauta DPR/MPR bebas ngomong seenaknya sendiri tanpa acuan yang jelas”. Jika cara ngomongnya memang begitu, ya harus dipecat dari DPR, salah satu caranya minta bantuan polisi kalau omongan itu mangandung dan bersifat kriminil, dan atau diseret oleh partainya sendiri kalau urusannya tidak dan atau belum jelas. Karena itu, ketua partai samasekali nggak boleh jadi anggauta DPR. Di samping nggak sopan seorang Ketua mengutus dirinya sendiri, juga itu menandai kerakusan akan fungsi dan jabatan. Kerakusan macam ini amat melukai perasaan publik, manakala pengangguran merajalela macam sekarang.

SINGO – Sebagai contoh agar kasus TKI tidak terulang DPR harus menyusun/merevisi undang2nya dahulu,setelah itu pantesnya baru memanggil pemerintah,bukan seperti saat ini mereka asal menunjuk hidung saja tanpa dasar yang detail akibatnya reaksi pemerintah juga asal2an saja agar tidak dianggap cuek!.

JAWAB – Dalam soal TKI ini bisa sama-sama benarnya atau bisa sama-sama kocaknya. Sebab UU produk DPR nggak bermutu dalam soal TKI, dan pihak eksekutif sendiri nggak kreatif menghadapi kasus yang nyata dan konkret, yang oleh setiap orang yang buta huruf saja pasti tahu harus bagaimana dan bagaimananya, APALAGI, sakmiskin-miskinnya pemerintah, tetap bisa langsung tanggap dan trengginas untuk urusan-urusan begituan.

Salam Hormat,

L Murbandono Hs

Rakyat Biasa Warganegara RI

 

Categories: L Murbandono Hs
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: